Integrasi kesehatan mental dalam program K3 memerlukan pendekatan holistik yang mengakui dampak psikososial dari lingkungan kerja. Stres kerja dan masalah kesehatan mental kini diakui secara global sebagai risiko okupasi yang signifikan, dengan biaya absensi dan presenteeism mencapai 3-4% dari GDP.
Elemen kunci program kesehatan mental dalam K3:
- Asesmen risiko psikososial sebagai bagian dari HIRA standar
- Pelatihan mental health first aid untuk supervisor dan manajer
- Program Employee Assistance Program (EAP) yang menjamin kerahasiaan
- Kebijakan anti-stigma dan kampanye kesadaran kesehatan mental
- Peninjauan beban kerja dan work-life balance sebagai aspek K3
Gunakan pendekatan biopsychosocial model dalam program kesehatan kerja yang mengintegrasikan aspek fisik dan mental. Organisasi yang berhasil dalam hal ini menerapkan psychological safety sebagai indikator kinerja K3. Perhatikan bahwa tren global menunjukkan peningkatan regulasi yang mewajibkan perlindungan kesehatan mental pekerja sebagai bagian dari kewajiban hukum pemberi kerja.