Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman

Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman

Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman  - Panduan Lengkap SIA & SIO Kemnaker RI
Ilustrasi: Bagaimana Mengoperasikan Forklift Secara Aman

Alat angkat dan angkut yang digunakan untuk memindahkan material dalam jarak pendek dalam dunia industri dapat mengandalkan Forklift. Berbagai jenis Forklift mulai dari forklift truck, fork hoist, fork truck, jitneys, dan lift truck. Memiliki identitas dengan rakitan besi yang menghadap kedepan sebagai pengait benda/material yang diangkut dan diangkat merupakan ciri khas dari Forklift. Alat angkat dan angkut tersebut memungkinkan pekerja untuk mengangkut beban besar dan berat tanpa membuang tenaga mereka.

Setiap tahunnya, ratusan operator forklift memiliki Surat Izin Operasi dan paling banyak diminati untuk bekerja dengan menggunakan forklift. Cara mempertimbangkan bobot forklift dengan barang/material yang diangkat dan angkut, ketajaman perhitungan dan pertimbangan operator serta diperlukan langkah pengoperasian forklift dengan aman dan baik untuk melakukan pekerjaannya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Dokumen K3 untuk Keselamatan dan Legalitas di Tempat Kerja
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:
Baca Juga:

Seberapa pentingkah mengoperasikan Forklift dengan Aman ?

Berdasarkan data statistikNational Traumatic Occupational Fatalities(NTOF) kecelakaan alat angkat dan angkut ini jarang terjadi tetapi apabila terjadi maka didapati cedera yang serius dikarenakan bobotnya yang besar, kejadian insiden adalah sebagai berikut :

  1. 79 pekerja tewas dalam kecelakaan terkait forklift.
  2. 140 pekerja menderita luka yang tidak fatal dan mengambil cuti.
  3. 19 persen kecelakaan forklift mengakibatkan patah tulang.
  4. 20 persen insiden forklift mengakibatkan rasa sakit, nyeri, keseleo, tegang, sobek, memar, dan memar.

Dari kejadian itu, organisasi akan kehilangan produktivitas karena kecelakaan forklift. Kecelakaan seperti itu mengakibatkan rata-rata 16 hari tidak bekerja. Sebagai perbandingan, rata-rata waktu istirahat untuk bahaya lain di tempat kerja adalah delapan hari. Perdagangan, transportasi dan utilitas, dan industri penyedia jasa melaporkan jumlah kecelakaan forklift tertinggi. Risiko tersebut dapat diminimalisir dengan melakukan pemeliharaan terhadap forklift dan menambah pengetahuan operator dalam mengendalikan kendaraannya.

Butuh Konsultasi?

Tim ahli kami siap membantu Anda mendapatkan SIA & SIO resmi Kemnaker RI

Hubungi Kami
Cut Hanti - Expert Konsultan K3, SIA & SIO

Cut Hanti, S.Kom

Senior Consultant K3, SIA & SIO | HSE.co.id

Cut Hanti adalah konsultan berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), spesialisasi pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO). Beliau telah membantu ratusan perusahaan di seluruh Indonesia untuk mendapatkan izin resmi Kemnaker RI.

Butuh Bantuan Untuk SIA & SIO?

Tim ahli kami siap membantu Anda mendapatkan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) resmi Kemnaker RI dengan proses yang cepat dan terpercaya

100%
Legal & Resmi
Express
Proses Cepat
24/7
Support

Artikel Terkait

Baca juga artikel lainnya seputar K3, SIA & SIO